Program Insentif Riset Sistem Inovasi Nasional

Direktorat Pengembangan Teknologi Industri (DPTI), Direktorat Jenderal Penguatan Riset dan Pengembangan (Ditjen Penguatan Risbang), telah melaksanakan berbagai upaya melalui program pemberian bantuan pendanaan riset seperti Program Insentif Riset Sistem Inovasi Nasional (Insinas) dan PPTI. Program Insinas merupakan salah satu bentuk program bantuan pendanaan riset yang diarahkan untuk menghasilkan inovasi. Program Insinas juga merupakan salah satu instrumen kebijakan Kemenristekdikti yang dikembangkan dengan mempertimbangkan perlunya optimalisasi sumberdaya litbang, meningkatkan sinergi, dan memperkuat kapasistas iptek di lemlitbang dan industri. Program Insinas yang berupa skema bantuan pendanaan riset ini dimaksudkan untuk mengatasi persoalan-persoalan utama terkait upaya penguatan Sistem Inovasi Nasional terutama untuk mendorong terjadinya sinergi antar lembaga riset, meningkatkan produktivitas riset dan pengembangan, serta mendorong pendayagunaan sumberdaya litbang nasional. Produk riset atau produk inovasi dari program Insinas diharapkan dapat dikembangkan lebih lanjut di industri melalui program PPTI.

Program Insinas terbuka bagi peneliti yang berasal dari lembaga litbang dan perguruan tinggi baik negeri maupun swasta. Pengusul dapat mengajukan proposal yang sesuai dengan skema yang dipilih, yaitu Program Insinas Riset Pratama atau Insinas Riset Utama.

Riset Pratama

Riset Pratama adalah riset tahap permulaan/awal (initial stage research) dari serangkaian riset untuk menghasilkan kebaharuan ide/konsep/metode/sistem atau terobosan teknologi baru (breakthrough) yang bermutu dan berdampak pada penguasaan, pengembangan dan pendayagunaan iptek. Riset Pratama dapat berupa Riset Dasar (Basic Research) atau Riset Terapan (Applied Research). Hasil Riset Pratama harus siap untuk dikembangkan ke jenjang skema riset lebih lanjut.

Tujuan
Tujuan kegiatan Program Insinas Riset Pratama adalah sebagai berikut,

a. Meningkatnya jumlah publikasi ilmiah yang diterbitkan dalam jurnal nasional yang terakreditasi (bereputasi Internasional) dan atau jurnal Internasional.
b. Meningkatnya jumlah perolehan HKI yang berasal dari hasil litbang.
c. Terjadinya sinergi nasional dalam penyelenggaraan riset. 3

Riset Utama

Riset Utama adalah riset pengembangan/riset tahap lanjut (advanced stage research) dari serangkaian riset sebelumnya guna menghasilkan produk riset yang disiapkan untuk dimanfaatkan oleh pengguna (Pemerintah, industri, masyarakat). Riset ini untuk mengembangkan hasil-hasil riset dari riset-riset sebelumnya menjadi riset yang menghasilkan teknologi baru dan produk riset berprospek menuju tahap produksi (industri) yang bernilai komersial.

Riset Utama ini merupakan skema riset dari Kemenristekdikti yang ditawarkan kepada lembaga riset tertentu, baik lembaga riset Pemerintah, perguruan tinggi dan industri yang kompeten dan bersepakat dalam sebuah Konsorsium Riset SINas untuk melakukan riset bersama dengan judul sesuai topik riset tertentu sesuai misi strategis Kemenristekdikti (sesuai TOR dari Kemenristekdikti).

Tujuan

Tujuan kegiatan Program Insinas Riset Utama adalah sebagai berikut,

a. Mendorong riset yang dapat bermuara pada pemecahan masalah faktual dan berdampak signifikan pada sektor produksi.
b. Mengembangkan riset yang dapat memberikan peningkatan nilai tambah (added value) tinggi.
c. Mengembangkan riset perekayasaan yang memadukan berbagai bidang dan disiplin ilmu yang saling melengkapi.

 

Open chat